Resep Masakan Memang Selalu Bisa Dijual - Bahkan Sejak Zaman Dulu

Resep Masakan Memang Selalu Bisa Dijual - Bahkan Sejak Zaman Dulu

Mau diberi tahu satu topik blog yang pengunjungnya jutaan dan tidak akan pernah ada matinya? Bahkan terus terang, menurut perhitungan saya topik blog yang satu ini jumlah pembacanya melebihi topik tentang blog atau mencari uang lewat internet.

Mau?

Kalau begitu saya beritahu. Namanya RESEP MASAKAN.

Coba saja bayangkan beberapa hal di bawah ini.

  • Manusia butuh makan setiap hari
  • Ibu rumahtangga jumlah puluhan juta melebihi jumlah blogger di Indonesia (Dan, zaman sekarang mereka punya smartphone di tangan)
  • Jenis masakan berlimpah ruah dan tak terhitung
  • Kegiatan kuliner sangat populer di zaman sekarang
Bisa bayangkan prospeknya? Rasanya itulah alasan mengapa situs seperti Cookpad dibuat karena pengelolanya memperhitungkan ketersediaan pasar pembaca yang luar biasa besar.

Terlebih lagi, kalau bicara soal topik yang "evergreen" alias langgeng, resep masakan atau makanan adalah salah satu diantaranya. Resep yang dibuat puluhan tahun yang lalu sekalipun masih bisa diterapkan pada hari ini, dan di masa mendatang.

Jadi, semua elemen yang dicari para blogger ada di dalam topik ini.

Jangan pernah berpikir bahwa tema yang satu ini tidak bisa dijual. Sejak zaman dahulu kala pengetahuan tentang cara memasak makanan kerap menempatkan seseorang pada posisi terhormat. Banyak masa dimana koki posisinya begitu dihormati karena ia bisa menghadirkan makanan yang enak di lidah rajanya.

Resep para koki pun kerap menjadi salah satu informasi rahasia yang tidak bisa diketahui orang umum.

Tetapi tidak perlu sampai kesana. Beberapa puluh tahun yang lalu, sebelum blog mewabah, resep masakan/makanan pun bisa ditukar dengan uang.

Tidak percaya?

Coba lihat yang satu ini.

Resep Masakan Memang Selalu Bisa Dijual - Bahkan Sejak Zaman Dulu

Foto ini adalah koleksi jejeren bundel "PRIMA RASA" terbitan majalah Femina. Isinya berupa koleksi berbagai resep yang pernah dimasukkan ke dalam majalah wanita itu. Secara rutin penerbitnya mengeluarkan bundel, khusus bagi mereka yang gemar memasak dan mencari resep.

Harganya lumayan juga. Pada masanya, satu bundel harus ditebus dengan uang lebih dari seratus ribu rupiah (tahun 1990-an yah, jangan pakai nilai uang sekarang). Itu harga yang harus ditebus untuk mendapatkan informasi yang kerap tidak dipandang keren dan bermanfaat.

Lumayan mahal.

Dan, tentunya informasi sederhana cara meracik bahan disana sangat bermanfaat. Meski banyak diremehkan, sekarang oleh para blogger, hasilnya mungkin pernah dirasakan saat makan siang di rumah, di restoran, dan tempat kuliner.

Manfaatnya sering langsung dirasakan dalam kehidupan.

Bundel-bundel resep yang dibeli 20 tahun yang lalu ini, sampai saat ini masih kerap dipergunakan.

Jadi, kalau Anda memang mencari topik yang tidak lekang waktu dan jelas bermanfaat, mengapa tidak coba menggeluti dunia resep masakan. Penggemarnya pasti banyak.

Apalagi dengan banyaknya acara memasak, seperti Masterchef, Hell's Kitchen, dan sebagainya, peminatnya meluas karena pria, wanita, dan anak-anak bisa menjadi pembacanya. Tidak ada batasan lagi bahwa urusan masak memasak hanyalah urusan kaum perempuan saja.

Kecuali, Anda merasa bahwa menulis resep masakan adalah sesuatu yang remeh dan tidak berguna dan merasa menulis tentang cara blogging lebih keren. Kalau saya sendiri tidak mau menulis tentang resep masakan/makanan.

Bukan karena merasa terlalu remeh, tetapi karena saya hanya tahu masak nasi goreng, telur ceplok/dadar, masak air, dan masak mie instan. Selebihnya, sang mantan pacar yang mengurus. Jadi, kalau saya menulis resep, takutnya malah ada orang yang kejang-kejang dan harus dirawat di rumah sakit akibat mencoba resep yang saya buat.

Tentunya, saya tidak mau hal itu terjadi.

Tetapi, kalau Anda memang memiliki pengetahuan tentang hal ini, mengapa tidak dicoba? Peluangnya besar loh!

3 Responses to "Resep Masakan Memang Selalu Bisa Dijual - Bahkan Sejak Zaman Dulu"

  1. wahahah, saya masih ingat, waktu masih kecil dulu, saya suka baca-bacain buku resep masakan ibuk wgwgw

    ReplyDelete
  2. Saya punya rencana menjual ebook yang berisi resep, masih terus mencari materinya biar lengkap. Saat ini sudah jadi dan saya jadikan bonus toko online alat memasak saya

    ReplyDelete
  3. @Febri.. nah sekarang tulis ulang dan dijual..

    @Dwisu.. hayo dong.. peluang tuh mas

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel