Tidak Ada Ide Yang Terlalu Kecil ~ Tips Richard Branson

Tidak Ada Ide Yang Terlalu Kecil ~ Tips Richard Branson

Tidak Ada Ide Yang Terlalu Kecil ~ Tips Richard Branson

Ideas are responsible for the progression and prosperity of humans – without them we would still be living in prehistoric times. No idea is too small, and all sorts of ideas have potential to change the world as we know it for the better.
~~ Richard Branson


Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai berikut

Ide-ide bertanggungjawab terhadap kemajuan dan kemakmuran manusia - tanoa ide, kita masih akan hidup di zaman prasejarah. Tidak ada ide yang terlalu kecil, dan semua jenis ide memiliki potensi untuk merubah dunia seperti yang kita ketahui ~ Richard Branson

Pernyataan itu diungkapkan oleh pendiri perusahaan multinasional Virgin Group yang membawahi kurang lebih 400 perusahaan. Pria kelahiran 18 Juli 1950 ini juga dianugerahi gelar kebangsawanan dari Kerajaan Inggris pada tahun 2000 atas jasa-jasanya di bidang enterprenership, kewiraswastaan.

Lalu, apa kaitannya dengan blogging dan menulis?

Jika Anda seorang blogger, pastilah pernah membaca berbagai tutorial yang menyarankan untuk melakukan riset keyword atau kata kunci . Biasanya disarankan untuk selalu mengejar kata kunci yang berpencarian tinggi di mesin pencari. Kalau bisa, lebih jauh lagi, juga yang memiliki BPK (Biaya Per Klik) tinggi supaya iklan yang tampil bernilai besar.

Intinya, para blogger yang juga publisher Adsense disarankan untuk selalu berpikir besar. Bisa diasumsikan, jangan "main" yang kecil, tidak ada untungnya. Kata kunci yang jarang dicari tidak perlu diperhatikan dan dibuatkan tulisan.

Tidak efisien.

Untungnya saya bengal dan keras kepala. Tidak mau begitu saja manut (baca-patuh) kepada apa yang dikatakan orang lain.

Kalau saya ikut cara itu, mungkin masih ada ribuan orang yang kebingungan saat mau naik Commuter Line. Ratusan atau ribuan orang tersasar saat hendak menuju Kebun Raya Bogor. Mungkin ada lebih banyak lagi yang tidak tahu tentang jalan-jalan di Bogor.

Masalahnya, kalau saya mengikuti cara itu, saya tidak akan menulis tentang "Cara naik Commuter Line/KRL Jabodetabek" atau "Cara berjalan kaki dari stasiun Bogor menuju Kebun Raya". Kata-kata kuncinya. Tidak ada kata kuncinya di Ubersuggest atau Google Keyword Planner.

Ide itu muncul hanya karena berdasarkan keinginan membuat tulisan yang sedikit "bermanfaat". Tidak yakin bahwa ada yang mau membaca saat menulisnya, tetapi ternyata setelah beberapa lama, kedua tulisan itu dibaca lebih dari seratus ribu kali.

Heran? Yah saya juga heran kok bisa begitu, tetapi tidak lagi. Bagaimanapun Bogor adalah kota wisata dan setiap tahunnya 1 juta lebih orang datang ke Kota Hujan itu. Bisa dipastikan mayoritas tidak tahu jalan-jalan di Bogor dan rute-rutenya. Tulisan saya ternyata dianggap "bermanfaat" oleh mereka dan itu terlihat dalam beberapa komentar di bawahnya.

Ide kecil yang muncul di kepala saya, ternyata bermanfaat bagi orang lain. Bahkan, ketika saya tidak menduganya.

Situasi seperti ini sering terjadi di dunia. Tahun 1840-an seorang dokter bernama Ignaz Semmelweis pernah menyarankan satu hal kecil yang tidak terpikirkan oleh banyak orang. Sarannya sederhana saja, yaitu agar para dokter mencuci tangannya setelah melakukan operasi. Hasilnya, tingkat kematian akibat operasi turun hampir 20%.

Rupanya, kebiasaan di masa itu para dokter tidak mencuci tangan dari satu operasi ke operasi lain menyebabkan terjadinya infeksi dan demam. Dan, hal kecil seperti mencuci tangan, menjadi pemecahan masalah yang sederhana.

Berpikir sederhana, Kawan! Berpikir kecil saja. Tidak perlu merasa diri besar dan hebat dan memaksa diri menulis hal-hal "besar" saja. Kerap kali yang , oleh kita,  dianggap besar sebenarnya tidak memberi manfaat banyak bagi orang lain. Anggapan besar kerap hadir karena kita melihatnya demikian, tetapi belum tentu bagi orang lain.

Sesuatu yang disebut sebagai besar oleh para master blogger belum tentu kenyataannya demikian.

Percayalah. Banyak hal yang "penting" sekarang berasal dari ide-ide kecil, seperti ayam goreng Kentucky atau smartphone. Kesemuanya berasal dari ide-ide kecil nan sederhana. Pernah terbayang darimana ide "keripik" buah berasal?

Oleh karena itu, percayalah kepada otak Anda sendiri. Mungkin disana bagi banyak orang hanya ada ide-ide kecil saja. Tidak "WAH". Tidak keren.  Tetapi, ide-ide itu, bukan tidak mungkin, menjadi sesuatu yang akan merubah dunia dan membawa manfaat bagi orang lain.

Jadi kenapa harus mengikuti ide dari para master blogger (atau yang menganggap dirinya master saja)?

Ikuti kata hatimu saat menulis dan ngeblog dan tulis hal-hal kecil dalam hidupmu dengan pikiran sederhana di kepala "Siapa tahu ada orang yang membutuhkannya?".
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

2 comments

Menulislah dari hal-hal yang kita ketahui.

Balas

iya pak malahan kecil-kecil si cabe rawit, walapun kecil pedas kalau di gigit |o|

Balas