Tips #7 : Template Jangan Terlalu Sempit

Tips #7 : Template Jangan Terlalu Sempit

Template atau theme sebuah blog akan memberikan pengaruh pada jumlah klik iklan. Itu sebuah hal yang sulit disanggah. Pengaruhnya besar sekali, selain penempatan iklan.

Semakin lebar template, iklannya biasanya akan terlihat lebih kecil dan kurang menonjol, sehingga kurang menarik perhatian pembaca. Sebaliknya, semakin sempit template/theme yang dipakai, iklannya akan semakin menonjol dibandingkan lingkungan sekitarnya. Tentunya, dengan begitu iklan akan lebih bisa menarik perhatian.

Semakin menarik perhatian, semakin besar kemungkinan mendapatkan klik.

Tidak heran mulai ada aliran blogger Indonesia yang mempergunakan template sempit. Tentunya tujuannya, ya yang satu ini.

Tetapi, pernahkah kita sadari bahwa memakai template sempit kalau dilihat di layar ponsel bisa menjadi seperti ini.


Haruskah saya minta produsen hape untuk membuat layar yang lebih lebar lagi. Soalnya, saya tidak bisa membaca isi tulisannya. Sulit sekali melihat apa yang ada di balik iklan. Padahal, entah berapa puluh juta orang yang membaca internet via ponsel di tangan mereka?

Itu pertama.

Kedua paragraf gemuk akan muncul. Maksudnya, karena ruang sempit, satu kalimat terkadang memerlukan 3-4 baris untuk membacanya. Dengan 2 atau 3 kalimat saja maka paragrafnya terlihat besar dan gemuk.

Tidak enak membacanya karena rasanya mata cepat lelah karena harus bergerak kesana kemari.

Tips #7 : Template Jangan Terlalu Sempit


Memang mendapatkan penghasilan dari iklan akan sangat menyenangkan, semakin banyak semakin baik. Tetapi, apakah hal itu berarti mengorbankan kenyamanan membaca?

Keseimbangan haruslah tetap dijaga. Untuk tujuan jangka panjang.

Berapa lebar template yang paling baik? Entahlah, tergantung selera dan tujuan masing-masing, tetapi paling tidak ruang bacanya paling aman selebar 640 pixel adalah yang terbaik. Tidak terlalu lebar, tidak terlalu sempit.

Entahlah menurut Anda bagaimana?
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments