Mungkinkah Blog Menjadi Sumber Iuran Kas RT ?

Mungkinkah Blog Menjadi Sumber Iuran Kas RT ?

Ragu. Gamang. Pusing. Bingung. Semuanya campur aduk. Berbagai pertanyaan hadir ketika diminta untuk membuat sebuah blog/website untuk lingkungan dimana saya tinggal, Cluster Taman Bunga, Blok W5-11, RT 008/RW 09, Bukit Cimanggu City Bogor.

Beberapa pengurus tertarik tentang ide membangun sebuah blog. Alasannya karena tentunya bukan karena mereka tertarik menulis disana tetapi karena mereka mengetahui bahwa ada kemungkinan mendapatkan penghasilan dari sebuah blog. Yah, salah saya sendiri menceritakan bahwa blog-blog yang saya kelola sudah memberikan penghasilan lewat Google Adsense.

Padahal sudah disebutkan tidak besar, tetapi mereka berpendapat lain. Mereka melihat adanya kesempatan yang bagus untuk pengembangan Cluster Taman Bunga di masa depan. Saya juga berpendapat begitu.

Maklum saja, lingkungan di sebuah RT (Rukun Tetangga) dimanapun akan menghadapi masalah yang sama, uang.

Pemasukan RT biasanya memang hanya mengandalkan pada iuran dari warganya saja untuk membayar gaji petugas kebersihan, petugas keamanan dan berbagai hal lainnya. Tidak ada lagi pemasukan di luar itu, selain sumbangan sukarela warga, itupun kalau ada.

Dan, semuanya habis untuk biaya operasional saja. Tidak ada yang tersisa untuk merawat lingkungan. Padahal, banyak bagian lingkungan yang membutuhkan perbaikan. Selama ini, kerap harus menunggu adanya warga yang mendapat rejeki berlebih dan mau memberikan bantuan. Kalau tidak, yah melakukan yang bisa saja untuk memperbaikinya.

Setiap bulan pasti datang kepusingan karena ternyata pemasukan iuran pun tidak berjalan lancar. Hasilnya, kas tidak pernah berada pada "level hijau alias aman", "level merah" itu setiap bulan pasti dialami.

Masalah ini lah yang kemudian selalu menjadi topik utama dari pengurus di masa lalu, hingga pengurus yang baru. Dan, belum pernah ada solusi konkrit dan menyelesaikan masalah.

Periode ini , kembali saya harus turun terlibat dalam kepengurusan. Dan, topik itu kembali muncul, dan akan selalu muncul.

Bedanya, kali ini rupanya karena banyak warga di sekitar yang sudah mengenal saya sebagai blogger, dan bahkan sering mempergunakan Lovely Bogor saat memesan Grab atau Go-Jek, usaha pemecahan masalah keuangan mulai mendapatkan celah baru.

Para pengurus lain merespon Kelas Blog yang saya adakan disana. Kemudian mereka setuju untuk dibuatkan sebuah blog/website dengan pemikiran jangka panjang bahwa suatu waktu blog itu bisa memberikan penghasilan tambahan dari iklan, jasa review, atau hal lainnya.

Sempat beberapa waktu tidak yakin hal itu bisa berjalan.

Mungkinkah blog yang satu ini bisa sama menghasilkan seperti blog-blog saya lainnya? Mungkinkah bisa memenuhi harapan para pengurus sebagai sumber keuangan untuk menambah iuran dari warga? Mungkinkah begini dan begitu?

Banyak sekali pertanyaan timbul. Dan, tidak semuanya bisa saya jawab. Maklum, saya bukan "super blogger" yang bisa menjawab pertanyaan.

Pada akhirnya, saya memutuskan, "HARUS JALAN". Semua pertanyaan itu tidak akan terjawab kalau tidak dicoba. Semuanya hanya akan menjadi asumsi saja dan tidak terbukti. Lebih baik jalan dan gagal daripada tidak mencoba sama sekali, walau akan diusahakan supaya berhasil. Seberapapun kecilnya peluang, kalau ditekuni akan bisa berhasil.

Berdasarkan pemikiran itulah, lahirlah www.e-tabu.net.

Masih berbasis blogger dengan TLD (Top Level Domain) pada hari Sabtu 10 Maret 2018 yang lalu. Memakai template Livia Luna yang dibeli dari Namina Kiky seharga 50 ribu saja.

Belum banyak isinya. Maklum saja baru dibuat.

Tetapi, dalam dua hari terakhir ternyata dengan memperkenalkannya kepada warga di sekitar, sudah tidak lagi sepi. Maklum, mereka juga kaget bahwa Cluster Taman Bunga ada websitenya. Selama ini mereka hanya tahu Grup WA saja.

Lumayan responnya.

Pertanda baik? Belum. Terlalu awal untuk menilai apapun. E-TABU butuh pembaca dalam jumlah besar agar bisa mendapatkan pemasukan yang lumayan untuk membantu kas RT.

Untuk itulah sudah dibuatkan rencana dan dibahas dengan pengurus yang lain supaya semua warga bisa terlibat menulis. Mereka boleh menulis apa saja, curhat, promosi, pamer jalan-jalan, dan apapun yang mereka mau. Yang penting jumlah artikel akan terus bertambah.

Itu intinya.

Soal SEO? Nanti saja, sambil berjalan akan dipikirkan berbagai hal termasuk bagaimana mendapatkan pembaca dari mesin pencari. Untuk sementara mengisi blog dengan jumlah artikel yang banyak masih menjadi target utama dan bagaimana melibatkan warga untuk terlibat? Maklum, masih banyak yang skeptis dan apatis soal ini, tetapi mereka tidak bisa memberikan solusi lain.

Banyak tantangan berat dan maha berat sebenarnya yang harus dan pasti akan dilalui e-TABU kalau mau menjadi sumber penghasilan pengganti iuran. Kemungkinan "berhasil" ada tetapi tidak besar. Hanya, peluang kecil, sekecil apapun itu lebih berharga daripada "tidak ada sama sekali". Lebih baik melakukan sesuatu daripada diam dan setiap bulan puyeng memikirkan kas RT yang "nelangsa".

Jadi,sejak Sabtu minggu lalu, jumlah blog yang harus diurus bertambah lagi satu buah, tugas bertambah lagi, tetapi kali ini demi kepentingan yang orang yang lebih banyak. Mau tidak mau harus dihadapi dan diterima.

Doakan semoga bisa berjalan yah.

8 Responses to "Mungkinkah Blog Menjadi Sumber Iuran Kas RT ?"

  1. Mungkin karena Pak Anton sudah cukup dipercaya di lingkungan RT, maka lebih mudah menggagas ide, termasuk untuk kelas blog. Kalo saya mah, cuma dianggap anak bawang. Tapi memang ngga ada niay sih, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha... bisa jadi... niat sih nggak, cuma mau nggak mau untuk dicarikan jalan keluar ke depan..

      Delete
  2. Saya sudah baca habis si E-TABU, keren dan menginspirasi, sehingga saya berkeinginan untuk menulis disana, bolehkah pak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya sih dengan senang hati Kang.. cuma karena ini kan kerja kelompok, saya harus menanyakan kepada yang lain apakah sesuai dengan tujuan awal.

      Iya nggak.. karena saya kan cuma admin secara teknis, tetapi keputusan bukan terletak di tangan saya.

      Kalau akang mau menulis di Maniak Menulis mah, saya jawab.. SINI TULISANNYA... hahahaha

      Delete
  3. waduh kecewa nich saya.... hahaha...:) padahal sdh ada judul yg Pas buat Di tulis Di E- TABU.

    Klu nulis di MM, ogah pak...khawatir nama baik blog MM tercemar oleh tulisan saya. hahahaha,.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha kan belum ditolak... saya mau tanya dulu konsep ke depannya seperti apa.. Saya kan urusan teknis, tetapi konsep dasar kan mewakili banyak orang.. nanti kalau sudah saya dapat jawaban, saya kasih tahu Kang Nata.

      Kalau blog MM kan punya saya kang, jadi saya yang buat keputusan.. justru pengen tahu apakah Kang Nata mau menulis disini... hahaha.. blog tukang ribut

      Delete
    2. hahahah....iya image Pak Anton memang terbilang " Sangar " di dunia per-bloggingan Tanah Air. Tukang Obok2 Air yang sudah Jernih. :)

      Delete
    3. Padahal saya orangnya baik hati, lembut, dan tidak sombong lo...:-D

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel