Hari Ini Saya Menolak Content Placement - [Seperti Yang Nggak Butuh Duit Saja]

Hari Ini Saya Menolak Content Placement - [Seperti Yang Nggak Butuh Duit Saja]

Sudah miskin sombong pula. Mudah-mudahan sang agen iklan yang tadi tidak berpandangan seperti itu pada saya hari ini. Walau pada akhirnya saya menutup peluang untuk menerima content placement darinya dengan penolakan, saya melakukannya dengan sopan dan pembicaraan tetap baik-baik.

Bukan yang pertama kali. Paling tidak sudah beberapa kali kesempatan untuk mendapatkan uang jajan tambahan via content placement saya tidak terima alias tolak. Dan, kelihatannya selama 1-2 tahun ke depan, posisinya masih sama, yaitu saya belum bisa menerima "lagi" yang seperti itu.

Bukan karena pengalaman buruk tidak dibayar. Lovely Bogor pernah menerima 2 buah artikel "titipan" berbayar dan semuanya lancar termasuk pembayaran. Jadi tidak ada masalah. Keduanya merupakan yang pertama dan terakhir hingga saat ini karena setelah itu, blog itu tidak pernah menerima artikel titipan berbayar.

Yang ada justru artikel titipan gratisan dari beberapa Komunitas Mahasiswa, dan juga beberapa UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) saja.

Benar-benar seperti yang nggak butuh duit yah. Padahal, saya sudah sadar kalau hari ini kesempatan mendapatkan uang terbuka lebar dari selain Adsense. Jumlahnya pun pasti lumayan dan bisa dinegosiasikan.

Tetapi, ada sisi di hati saya, yang namanya idealisme, seperti masih keberatan untuk menerima hal seperti itu. Entah kenapa. Mungkin karena blog itu menjadi seperti memberikan "endorse" terhadap sebuah bisnis , padahal saya belum tentu menyukainya, demi imbalan lembaran rupiah.

Lucu juga, padahal saya juga pasang iklan Adsense di blog itu.

Tetapi, rasanya beda. Kalau iklan, pembaca akan tahu itu adalah iklan, tetapi kalau "content placement" , sepertinya blog itu menggiring dan mengarahkan pembaca. Sesuatu yang mungkin masih menjadi ganjalan kalau memang bisnis adalah tujuan ngeblog saya di masa datang karena hal itu adalah biasa di masa sekarang.




Hari Ini Saya Menolak Content Placement - [Seperti Yang Nggak Butuh Duit Saja]

Agak naif mungkin pandangan seperti ini. Tetapi, kalau hati tidak nyaman, yah mau bagaimana lagi. Jadilah, hari ini saya hanya bisa menjawab secara halus bahwa saya belum pernah memberikan harga  untuk menerima artikel titipan. Itu juga tidak bohong karena pada saat pertama kali dan terakhir (bersamaan, alias sekali kalinya) menerimanya, saya bahkan serahkan soal tarif kepada agennya. Cuma kata "silakan saja" yang saya sampaikan saat itu.

Entahlah, 2-3 tahun mendatang. Mungkin saat itu saya sudah berubah menjadi full money oriented dan berarti akan banyak content placement di blog itu. Tetapi, setidaknya hari ini, saya masih lebih menekankan sisi idealisme dibandingkan uang.

Tak apalah disebut bodoh karena seperti menolak "rejeki". Lebih baik disebut itu daripada saya tidak merasa nyaman menerimanya.

5 Responses to "Hari Ini Saya Menolak Content Placement - [Seperti Yang Nggak Butuh Duit Saja]"

  1. mmmmm....saya bisa memahami Perasaan Pak Anton, :) Diskusinya lewat WA Yach Pak, ? Tawarannya Dari Situs Terkenal yach Pak ?

    Coba Lemparkan dengan saya Pak, si Pemberi Jobnya, saya sikat itu mah konten placementnya. :)

    Kok si Pemberi Jobnya Pakai Bahasa Daerah, Pengalaman saya Si Pemberi Job selalu menggunakan bahasa Indonesia, atau jangan2 si DIa adalah warga E-TABU yang iseng ngejain Pak Anton. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha... sudah biasa Kang lewat WA. Ada juga yang lewat SMS.

      Soal bahasa daerah, ini juga bukan hal yang aneh. Sudah biasa istilah-istilah daerah dipergunakan saat berkomunikasi.

      Kalau warga e-TABU mah saya ada nomornya semua ..hahaha nggak bisa ngerjain saya.. Lha saya juga admin grup WA-nya

      Delete
    2. hohohoho..iya iya, Pak Anton Kan Operator WA E_Tabu, kok saya lupa, hahahah....

      Delete
  2. Wah keren. Saya juga sih kalau ga nyaman juga saya tolak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah apa mau dikata.. masih mementingkan hati sih Kang..:-D

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel