Pendekatan Yang Berbeda Dalam Menjaring Pembaca ; Tidak Perlu Diperdebatkan

Pendekatan Yang Berbeda Dalam Menjaring Pembaca ; Tidak Perlu Diperdebatkan

Menjala Pembaca Dengan Memperbanyak Jumlah Artikel

Sebuah hal klasik yang akan selalu hangat diperbincangkan dan diperdebatkan di dunia blogging dan internet marketer adalah "Mana yang lebih baik antara mengoptimasi tulisan dengan teknik SEO atau sekedar memperbanyak jumlah artikel?"

Tidak perlu menjadi bahan perdebatan sebenarnya, kalau semua blogger menyadari bahwa itu adalah dua pendekatan yang berbeda dalam menjaring pembacake blog. Yang manapun sama-sama mungkin mendatangkan apa yang diinginkan, pembaca yang berlimpah.

Ibarat pencari ikan, masing-masing sebenarnya punya teknik dan trik sendiri-sendiri agar hasil tangkapannya melimpah.

1) Ada pencari ikan yang lebih suka menggunakan pancing dan kemudian meramu umpannya agar sang ikan mau mencaplok. Biasanya mereka akan mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan ikan yang ingin didapatkan, entah gabus, tuna, mujaer atau gurame. 

Yang ini mirip dengan para penggemar SEO  dan internet marketer yang akan berusaha menemukan berbagai trik supaya pembaca datang ke blog.

2) Ada pencari ikan yang malas memikirkan campuran apa untuk dibuat umpan, mereka pilih cara membeli jala dan kemudian menebarkannya di tempat yang sekiranya banyak ikannya. Yang seperti ini cenderung tdaik peduli jenis ikan yang didapatkan, yang penting ikan.

Pola kerja pencari ikan seperti ini mirip dengan mereka yang gemar menulis dan tidak peduli pada SEO, backlink dan berbagai trik lainnya. Buat blogger jenis ini, yang penting menulis dan menulis.

3) Pencari ikan yang lebih pandai, ia menyewa perahu kemudian membeli peralatan sonar untuk menemukan lokasi dimana ada kelompok ikan yang banyak. Kemudian, ia dengan jala yang tersedia akan pergi ke tempat yang diperkirakan banyak ikannya dan mulailah ia menebar jala disana.

Tidak beda dengan blogger yang paham SEO dan kemudian memutuskan memperbanyak artikel sekuatnya. Dengan begitu peluangnya menjadi lebih besar dalam mendatangkan pengunjung ke blognya.

4) Pencari ikan bermodal kuat, ia membeli kapal, menyiapkan peralatan sonar modern untuk menentukan lokasi yang banyak ikannya, mempekerjakan pelaut yang akan bekerja untuknya, dan berbagai peralatan lain untuk mendulang ikan dari laut.

Yang seperti ini tidak beda dengan blogger bermodal besar. Ia bisa mempekerjakan penulis untuk memperbanyak artikel di dalam blognya. Kemudian, ia menggunakan jasa ahli SEO untuk membantu blognya dari segi mesin pencari. Tidak lupa juga ia melakukan promosi kesana kesini agar nama dan brandingnya lebih dikenal.

Intinya, masing-masing punya cara dan pendekatan dengan tujuan meraih kesuksesan yang diinginkan. Yang mana yang lebih baik diantara keempatnya, tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti. Masing-masing cara punya kekuatan dan kelebihan masing-masing dan butuh penanganan yang berbeda.

Semuanya memiliki peluang yang sama untuk SUKSES dan juga punya rasio peluang yang SAMA untuk GAGAL.

Tidak ada yang pasti.

Jadi, kenapa harus diperdebatkan panjang lebar. Yang terpenting, buktikan saja cara yang dipilih memang benar-benar bisa menghasilkan apa yang diinginkan.

Iya nggak?

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

6 comments

iyaaaaaa Pak nurut saja, hehehehe :)

Balas

Perumpamaannya masuk laah, bagus bagus.

Kalau menurut saya, balik lagi sih ke pribadi masing2; tujuan ngeblog apa, ehe.

Balas

Saya sih yang penting nulis yang semoga bisa bermanfaat untuk pembaca

Balas

Wah.. saya malah nggak tahu apakah tulisan saya bermanfaat atau tidak.

Balas

njeh pak, kulo nurut mawon :)

Balas