Tips Promosi #4 : Membuat Jumlah Pembaca Tampak Besar Dengan Persentase

Tips Promosi #4 : Membuat Jumlah Pembaca Tampak Besar Dengan Persentase

Pernah terbayang bagaimana membuat orang percaya kepada kita lebih dari yang seharusnya? Bagaimana membuat orang yakin bahwa jika mereka mau mengikuti cara yang kita pakai padahal data yang ada sebenarnya tidak mendukung?

Mudah saja. Buatlah data tersebut sedemikian rupa sehingga terlihat lebih besar dari seharusnya, pergunakan teknik "magnifying" alias memperbesar. Kalau dibuatkan analogi sederhana (anekdot) :

1. Anda membuat kue ukuran 10 cm x 10 cm
2. Pelanggan mengeluh karena kuenya dianggap terlalu kecil

Bagaimana membuatnya "tampak" besar?  Mudah saja berikan "kaca pembesar" (Magnifying Glass). Pasti kue itu akan terlihat besar.

Begitupun dalam hal promosi. Perkembangan jumlah pembaca yang sangat kecil, tentunya tidak akan membuat orang percaya terhadap keahlian seorang blogger. Bagaimana orang mau ikut caranya kalau pertumbuhannya sangat tidak signifikan dan tidak beda dengan yang lain?

Pemecahannya, berikan kaca pembesar dalam artikel kita atau pada saat kita melakukan promosi. Buat data yang sebenarnya biasa saja, bahkan kecil, menjadi meraksasa.

Caranya dengan memakai persentase. Ya, persentase, bisa dilihat di keyboard komputer berlambang "%".

Misalkan,

- jumlah pembaca bukan Januari 10 Pengunjung Unik (Unique Visitor - UV)
- jumlah pembaca bulan Februari 100 UV

Sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan kenaikan itu. Hanya bertambah 90 UV saja. Bisa dianggap sesuatu yang normal.

Normal.

Sulit untuk meyakinkan pembaca bahwa kita adalah orang yang mampu dan memiliki keahlian luar biasa dengan data seperti itu.

Tetapi, coba buat judul artikel " Cara Menaikkan Jumlah Pengunjung Blog Hingga 1000% dalam satu bulan". Kesannya berbeda bukan daripada "Cara Menaikkan Jumlah Pengunjung Blog Hingga 100 UV".

Mana kira-kira yang akan dipilih? (Sudah tahu kan jawabannya?)

Mengapa demikian karena angka dengan memakai persentase "lebih besar" daripada yang sebenarnya. Kata per-sen menunjukkan bahwa sebenarnya hitungan harus dihitung dari 1/100. Jadi, kalau 1000% sebenarnya hanya 10 kali lipat saja.

Ditambah dengan angka awal yang rendah (10), maka pembesaran semakin besar saja. Coba saja kalau bulan Januari 10 UV dan bulan Februari 1000 UV, maka pembesarannya menjadi 10000%.

Terkesan sangat besar bukan?

Tentunya, hal itu akan menghadirkan dampak positif dalam diri pembaca. Mereka sering luput memperhitungkan simbol % di belakang dan sudah langsung terpaku pada angka di depannya. Perlu sedikit lebih teliti dan banyak orang terlewat hal kecil seperti ini.

Hal inilah yang memberi dampak psikologis dalam diri pembaca berupa rasa percaya terhadap apa yang kita tulis.

Padahal sebenarnya data yang ada biasa saja.

Tips Promosi #4 : Membuat Jumlah Pembaca Tampak Besar Dengan Persentase

Trik promosi dengan membuat jumlah pembaca tampak besar ini, merupakan trik yang selalu dipakai para pemasar. Tujuannya memang untuk membangkitkan rasa percaya calon pembeli kepada dirinya.

Jika mencermati hasil SERP dalam berbagai bahasa, trik ini dipergunakan biasanya oleh kalangan internet marketer. Tentu saja, karena mereka memang berkeinginan agar kredibilitasnya meninggi. Oleh karena itu, mereka lebih suka menampilkan angka persentase dibandingkan angka sebenarnya.

Perhatikan screenshoot di atas dari hasil pencarian Google.

Lalu, lihat screennshoot data dari artikel tersebut jika diklik.

Tips Promosi #4 : Membuat Jumlah Pembaca Tampak Besar Dengan Persentase

Butuh kejelian untuk tidak terjebak membayangkan sesuatu yang luar biasa. Lihat grafik dan beberapa data lain untuk menemukan data sebenarnya.

1) Perhatikan bahwa pertumbuhan tersebut adalah per-minggu bukan perhari (berarti perhari sesi kunjungan yang ada rata-rata 450 saja). Padahal mungkin justru itu yang ada di benak yang membaca . Mereka sudah berasumsi data ini adalah perhari
2)  Perhatikan berapa bulan yang diperlukan - Mengapa yang dijadikan perbandingan adalah bulan Februari dan Mei? (Kemana data bulan Maret - April?)

Pernah terpikirkan? Kemungkinan besar TIDAK karena jarang sekali pembaca mau meneliti data secara rinci karena biasanya sudah terpenuhi kekaguman sejak awal oleh persentase yang besar.

Teknik promosi "Kaca pembesar", membuat jumlah pembaca tampak besar dengan angka persentase ini. Hal lain juga terlihat pada screenshoot satu lagi dari artikel yang sama.

Tips Promosi #4 : Membuat Jumlah Pembaca Tampak Besar Dengan Persentase
Bagaimana bisa pertumbuhan sebegitu besar? Yah karena dasar yang dipakai kecil sekali. Seperti contoh sebelumnya bahwa untuk mendapat angka pertumbuhan besar, pergunakan angka awal yang kecil. Maka persentase pertumbuhan (perbandingan) akan sangat besar. (Coba , jika angka awal 5 dalam sebulan menjadi 200, maka berapa persentase pertumbungannya?)

Padahal, data sebenarnya tidak terlalu istimewa. Justru semakin banyak yang "terjebak" karena teknik "pembesaran" ini, maka akan semakin bagus buat dirinya karena nanti dia bisa membuatkan screenshot baru berdasarkan data yang sudah membesar. Ia akan memakai teknik yang sama lagi, dan membuat angka baru menjadi "raksasa".

Trik ini bukanlah pembohongan. Sah. Mereka memakai data yang valid dan terbukti benar. Yang dilakukan hanyalah agar perhatian yang membaca data teralihkan pada sesuatu yang memang sang penyaji mau dilihat.

Mereka bisa memilih menampilkan 1414 (seminggu) vs 132 (seminggu) tetapi hal itu tidak memberikan keuntungan psikologis pada diri pembaca.

Mereka tidak berbohong dan menyembunyikan data. Yang salah ya yang membaca karena tidak teliti.

Itulah inti dari trik membuat jumlah pembaca tampak besat dengan persentase.

Silakan mencoba.

12 Responses to "Tips Promosi #4 : Membuat Jumlah Pembaca Tampak Besar Dengan Persentase"

  1. Seperti belajar matematika, tapi saya paham maksudnya.

    Dulu saya sempat kagum dg trafik blog saya sendiri yang naik 100%. Padahal cuma naik dari 200 pv menjadi 400 pv.

    Kenyataannya, bagi blogger dg pv yang memang biasa kecil, kejadian ini sangat luar biasa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di tangan internet marketer menjadi salah satu bahan promosi :D

      Delete
    2. Pengunjung saya malah naik 1000 PERSEN semenjak update artikel terbaru.

      dari 10 PV menjadi 100 PV, hehehe.... lumayan bisa beli ikan teri satu ekor. :)

      Delete
    3. Guedee banget kenaikannya.. Heeebaaatt !! 1000%

      Delete
    4. haha....niru gaya Kaca Pembesar, padahal kenaikkannya tidak besar,,,, :)

      Delete
  2. Artikel Panduan NIM tentang kenaikan 419 % sudah lama saya baca.Tapi tidak begitu teliti menilainya.

    dengan dikupas disini saya menjadi semakin tahu, bahwa itu adalah trik membuat mata terbelalak dan menarik pembaca saja, padahal data2 kenaikan pd bulan sebelumnya tidak sebesar itu.

    Tapi saya heran dng Pak Anton, kenapa tdk membuat artikel marketing seperti mas Darmawan, padahal Pak Anton memiliki kemampuan dan pengalaman dibidang itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya memilih menjadi blogger Kang.. Bukan Internet Marketer.

      Dunia marketing terlalu banyak trik dan terkadang membuat tidak nyaman. Ditambah sudah sehari-hari saya menjadi marketing, masa di dunia blogging ngebahas yang kayak gituan lagi.. Boseennn....

      Jadi blogger lebih enak, bisa jujur dan berkata apa adanya.

      Delete
    2. iya sich terkadang kenyamanan dan kesenangan adalah hal yang utama juga.

      Delete
  3. saya termasuk kurang teliti dalam membaca, dan artikel pak anton ini membuka mata saya agar lebih jeli lagi dalam membaca.

    saya memang dulu memang kagum dengan screenshot bloh PIM. karena kalau di lihat kenaikannya drastis banget.

    eh sekarang baru tau kalau itu pakai trik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tadinya ga mau dibahas.. tapi sekalian lah soalnya ada internet marketer yang aktif di IAPD...hahahaha pake trik ini juga

      Delete
    2. hihi Padahal yang dipamerin sama internet marketer yang aktif di IAPD itu kan trafik biasa. Dari parameter biasa saja pake alexa rank, untuk blognya yang digembar-gembor baru satu tahun sudah diuber sama saya yang baru 4 bulan, bisa dilihat rinci di who.is 8-) nyombong dikit lah :D

      Delete
    3. Hahaha.. boleh lah sekali kali mah...

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel