Blogger Part Time Butuh Lebih Banyak Hari Libur

Blogger Part Time Butuh Lebih Banyak Hari Libur

Anda blogger part time, jangan khawatir dan jangan malu. Mayoritas, bahkan perkiraan saya, lebih dari 95% blogger yang ada di dunia belumlah menjadi full time blogger. Rata-rata mereka masih memiliki pekerjaan atau profesi tetap, mulai dari karyawan, buruh, mahasiswa, bahkan siswa sekolah.

Bukan sesuatu yang aneh karena ngeblog atau blogging sendiri masih jauh dari bisa memberikan penghasilan rutin layaknya gaji bulanan. Masih ada ketidakpastian yang besar dan hal ini membuat susah seseorang untuk meninggalkan profesi tetapnya, yang tentu saja bisa memberikan pendapatan rutin bulanan.

Betul sekali, di dunia maya, banyak sekali beredar ratusan cerita dan kisah tentang kesuksesan di dunia blogging. Sayangnya, jika coba diteliti lebih lanjut, nama blogger-blogger sukses yang menjadi tokoh, ya itu itu saja. Jumlahnya terlalu sedikit dibandingkan dengan jumlah blogger di seluruh dunia yang bisa melebihi angka 200 juta itu.

Di Indonesia, apalagi. Ngeblog masih dianggap bukan sebagai profesi, melainkan hobi untuk mengisi waktu luang. Sangat sedikit orang yang sudah bisa menggantungkan hidupnya dari sekedar uang yang dikumpulkan selama ngeblog saja.

Jangan malu untuk itu.


Saya juga masih blogger part time, walau bermimpi suatu waktu menjadi full timer.

Sayangnya, salah satu hambatan untuk bisa berubah menjadi blogger full time ada di kata "waktu". Sulit sekali rasanya mengatur waktu agar bisa terus memproduksi artikel dan tulisan. Padahal salah satu kunci utama kesuksesan dalam ngeblog adalah kemampuan menerbitkan artikel sebanyak mungkin.

Inginnya bisa menulis paling tidak 20-30 artikel dalam sehari. Hambatannya, dengan waktu tersisa hanya 2-3 jam setiap harinya, paling bagus, jumlah artikel yang terbit berada di kisaran 3-5 saja. Sulit lebih karena itupun sudah mengorbankan waktu istirahat.

Idealnya, setiap hari perlu setidaknya 8 jam untuk ngeblog. Dengan waktu sebanyak ini, setidaknya akan bisa keluar 10-15 tulisan pada blog. Hal ini tentu bisa mempercepat blog terisi konten dalam jumlah banyak.

Biasanya angka 10-15 artikel sehari hanya bisa dicapai pada hari libur saja.

Itulah mengapa, sebagai blogger part time, sangat berharap dan cenderung berkhayal, bisa ada lebih banyak hari libur di Indonesia. Dengan begitu setidaknya, walau tidak ideal, jumlah artikel yang terbit pertahun bisa lebih banyak.

Logikanya, kalau setiap tahun ada 12 hari libur nasional X 10 artikel perhari = 120 buah yang bisa dikeluarkan pada saat hari libur. Jika, jumlah libur ditambah 2 kali, bisa ada 240 artikel hanya pada hari libur saja.

Hal ini bisa membantu sekali mempercepat terisinya blog dengan artikel. Secara teori, maka kemungkinan mencapai sukses menjadi lebih besar, dan kalau sudah sukses, bisa menjadi full time blogger.

Mengkhayal yah?

Memang. Pada saat menulis ini, memang itulah khayalan saya. Karena pada hari ini saja, memang sudah sekitar 10 artikel yang terbit di berbagai blog dan kalau ada lebih banyak hari libur seperti hari ini, akan semakin banyak yang bisa dipublish.

Tentunya sangat menyenangkan.

Boleh lah Anda katakan saya bermimpi? Tetapi, saya jawab TIDAK, saya tidak bermimpi. Saya sedang mengkhayal dan mengkhayal itu berbeda dengan bermimpi. Bermimpi dilakukan saat tidur dan itu tidak sedang saya lakukan.

Boleh kan ngeyel dan mengkhayal sedikit. Anda mau ikut juga boleh.

0 Response to "Blogger Part Time Butuh Lebih Banyak Hari Libur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel