Tidak Perlu Khawatir Tidak Kebagian Pembaca

Tidak Perlu Khawatir Tidak Kebagian Pembaca

Pembaca adalah segalanya. Paling tidak bagi banyak blogger yang mengejar uang karena dari para pembaca itu akan ada sebagian yang kemudian mengklik iklan dan memberi pemasukan kepada uang.

Oleh karena itu, banyak sekali blogger yang takut kalau blog yang dikelolanya tidak didatangi pembaca. Karena mereka tentunya tidak mau hasil kerja mereka "sia-sia". Tidak jarang juga yang menjadi stress dan depresi sampai akhirnya memutuskan berhenti ngeblog.

Padahal seharusnya tidak demikian. Tidak perlu khawatir tidak akan kebagian pembaca. Selama ini sejelek apapun sebuah blog website tetap saja mereka akan didatangi pembaca.. Mau pakai teknik SEO atau tidak, pembaca akan tetap datang.


Coba saja lihat berbagai blog seperti Shintaries.com, sebuah blog karya seorang ibu muda yang kebanyakan tidak memakai SEO. Bisa juga disebutkan blog fashionnya Diana Rikasari. Dan, masih banyak lagi blog-blog lain yang sejenis. Kebanyakan blog emak-emak tidak menggunakan teknik apapun dan mereka hanya sekedar menulis.

Hasilnya, mereka juga memiliki kalangan pembaca. Beberapa bahkan menjadi tenar dan ramai pengunjungnya.

Lebih parah lagi, ada banyak blog yang sudah tidak dikelola oleh yang punya saja masih didatangi pembaca.

Intinya, semua blog pasti ada pembacanya. Tidak ada blog yang sama sekali tidak ada pengunjungnya.

Hal ini bisa jadi karena blog tersebut ditemukan oleh mesin pencari Google, Yahoo, atau Bing pada kata kunci tertentu (walau sebenarnya mereka tidak memakai teknik SEO). Bisa juga karena penyebaran informasi dari mulut ke mulut. Ada juga yang ditemukan akibat para pengelana di dunia maya yang sedang jalan-jalan tidak tentu (seperti saya yang terkadang meloncat-loncat dari satu blog ke blog yang lain tak tentu tujuan).

Banyak sekali cara pembaca bisa sampai ke blog. Jumlahnya tidak terhitung. Mereka bisa masuk kemana saja dan darimana saja. Apalagi jumlah penduduk Indonesia saja 260 juta dan lebih dari 100 jutaan orang rajin berkelana di internet yang berarti pangsa pasar pembaca begitu besar.


Semua blog saya sekarang tidak lagi memakai teknik SEO, tidak juga dipromosikan, bloggernya juga jarang meninggalkan jejak berupa link di kolom komentar blog lain, hasilnya tetap saja ada pembaca yang hadir.

Tidak perlulah terlalu khawatir bahwa blog kita akan menjadi sebuah kuburan sepi tanpa pengunjung.

Yang perlu dilakukan hanyalah tetap menulis dan menulis saja. Dengan begitu, maka peluang untuk terus menarik pembaca akan semakin besar. Pada akhirnya pembaca akan hadir dengan sendirinya. Hal ini lebih baik daripada terus menerus mencari tips dan trik yang seringkali belum teruji sama sekali.

Yang pasti, jangan sampai stress dan mewek-mewek hanya karena pengunjung belum datang. Percayalah dan yakinlah sedikit bahwa mereka pada saatnya akan tetap datang.

Jangan khawatir.

4 Responses to "Tidak Perlu Khawatir Tidak Kebagian Pembaca"

  1. Meskipun sering membaca maniak menulis, tapi keinginan meningkatkankan jumlah pembaca tetap ada pada diri saya sebagai blogger. Beberapa hari yg lalu malah asik otak-atik template saja, berharap ada perubahan.

    Tapi ujung-ujungnya, malah kembali ke template semula. Sepertinya, masalah blog saya bukan tentang template lagi, tapi bagaimana agar saya terus menulis.

    Maka saya putuskan, untuk kembali fokus menulis saja. Walau akhir-akhir ini jemari agak seret waktu diajak ngetik, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punya keinginan itu wajar. Setiap orang boleh punya keinginan. Tetapi, Menjadi khawatir kok rasanya berlebihan.

      Nah, itu lebih baik. Ngutak ngatik template tidak akan mendatangkan pengunjung, tetapi menulis artikel baru bakalan mendatangkan pembaca.

      Ditunggu tulisannya lagi ya Nisa

      Delete
  2. saya dulu itu kwatir pak kalau blog saya sepi pengunjung, sebab saya itu tidak pandai menulis. dan kwatir tulisan saya jelek.

    tapi sekarang enggak lagi, saya coba menulis apa adanya aja dan terus sambil belajar menggunakan kata-kata yang tepat.

    hasilnya blog saya yang dulu paling cuma 10-20 page views sehari.

    Alhamdulillah setelah punya 80 artikel, dalam sehari sekarang bisa lebih dari 400 PV. buat sebagian orang mungkin hal ini biasa saja, tapi bagi saya ini suatu pencapaian yang luar biasa.

    kalau saya perhatikan pageview cenderung meningkat saat update artikel.

    Dan itu yang membuat saya semangat update artikel.


    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, ada yang memberi bukti tambahan kalau dengan update artikel bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung.

      Betul mas.. semakin sering update artikel akan sangat berpengaruh pada trafik pengunjung.

      Semangat ya mas..

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel