Blog Sebagai Jaminan Hari Tua, Kenapa Tidak?


Delapan tahun lagi, usia saya akan memasuki masa pensiun kerja. Masa yang mungkin menyenangkan, tetapi juga bisa menakutkan. Saat itu tidak akan ada lagi rutinitas pulang pergi naik Commuter Line ke kantor, mengerjakan tugas yang monoton. Sayangnya, saat itu juga penghasilan rutin akan terhenti mengingat perusahaan dimana saya bekerja sekarang adalah perusahaan swasta yang tidak menyediakan uang pensiun.

Yang terkahir cukup menakutkan mengingat saya adalah kepala keluarga.

Kebanyakan orang mengambil tindakan, yaitu ikut yayasan dana pensiun atau memulai sebuah usaha/bisnis. Tetapi, saya berpikir sedikit berbeda.

Kebetulan, saya bukan seorang yang memiliki bakat berbisnis. Rasa tidak tegaan sering menjadi penghambat dalam menjalankan usaha. Sudah pernah mencoba dan ternyata sulit sekali menembus batasan rasa tidak tega tersebut.

Nah, kebetulan tiga tahun yang lalu, saya tertarik pada ngeblog. Mulainya sih tidak terpikir untuk mencari uang, tetapi dalam perjalanannya, terutama setelah Lovely Bogor pada bulan keempat usianya mendapat persetujuan akun Adsense, maka saya melihat sebuah peluang untuk menghasilkan uang.

Pernah sempat terpacu seperti banyak blogger untuk terfokus pada uang, tetapi hasilnya justru menekan diri sendiri.

Saya memandang blogging adalah sesuatu untuk jangka panjang dan bukan untuk segera. Butuh waktu untuk membangun dan mengembangkan sebuah blog dan waktunya tidak sedikit.

Setelah melakukan pemikiran ulang, maka harapan dan keinginan saya direvisi. Tidak lagi terfokus menjadi kaya dengan mencoba menghasilkan uang secepat-cepatnya. Pemikiran itu tidak nyaman dipakai untuk ngeblog.

Pada akhirnya target saya adalah saya akan mengembangkan blog-blog yang ada bukan untuk satu dua tahun ke depan. Saya menargetkannya untuk 8 tahun ke depan.

Saat itu saya akan memasuki masa pensiun. Apakah mendapat perpanjangan atau tidak adalah lain hal? Saat itu saya berharap ternak blog saya sudah bisa menghasilkan lebih dari yang sekarang. Boleh dong berharap.

Setidaknya, saat itu blog-blog itu bisa menghasilkan "uang pensiun" yang akan dipergunakan untuk membiayai kehidupan saya, istri, dan anak setelah tidak lagi bekerja.

Mungkinkah?

Saat ini kelihatannya tidak mungkin.

Wajar. Setelah dianalisa, memang semua blog yang saya kelola saat ini masih jauh dari mampu memenuhi kebutuhan, tetapi tetap sudah menghasilkan. Tidak besar, tetapi sudah memasukkan recehan ke dalam rekening.

Nah, situasinya 8 tahun dari sekarang tentunya sudah berbeda.

  1. Jumlah artikel 8 tahun nanti tentu sudah berlipat-lipat dari sekarang, apalagi dengan terus mengembangkan kemampuan menulis dengan cepat. Sudah pasti kontennya akan jauh lebih banyak
  2. Prediksinya, ekonomi Indonesia akan terus naik dan membaik kalau dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 6 persen setiap tahunnya
  3. Iklim periklanan online sepertinya akan ikut berkembang pula
Semua asumsi memperlihatkan kepada saya bahwa peluang menjadikan blog-blog ini sebagai sebuah usaha bisnis untuk menghasilkan uang pensiun ada, dan potensinya sangat besar.

Oleh karena itulah, saya semakin bersemangat untuk terus menulis, menulis, dan menerbitkan artikel. Semakin banyak semakin baik. Siapa tahu 8 tahun dari sekarang setiap blog saya sudah terisi setidaknya 3000-4000 artikel. Bisa bayangkan kan berapa yang bisa dihasilkan dari sebuah blog dengan 3000-4000 artikel? Saya paling tidak sudah punya 10 buah yang aktif saat ini.

Berdasarkan pengalaman, memang akan butuh waktu lama mengembangkan blog. Silakan saja baca kisah sukses para publisher Adsense di internet, adakah yang melakukannya dalam waktu singkat? Rasanya tidak.

Rasanya, target yang dibuat bagi perjalanan ngeblog saya sudah sesuai.

Targetnya berjangka panjang dan tidak akan menghasilkan tekanan berlebih. Saya bisa tidak terfokus pada menghasilkan uang saja yang tidak membuat nyaman dalam ngeblog.

So, mudah-mudahan bisa terwujud yah 8 tahun lagi dimana saya bisa diam saja di rumah, ngetik di komputer dan bisa menikmati uang pensiun dari Adsense.

6 Responses to "Blog Sebagai Jaminan Hari Tua, Kenapa Tidak?"

  1. ya saya doakan pak Anton nanti bisa santai di rumah dan dapat duit dari internet.

    bukan cuma pak Anton aja, soalnya saya juga kepingin kaya gitu.

    target saya masih jauh, sebab saya baru punya 2 blog yang aktif saya update. sisanya masih terbengkalai.

    tapi bukan tidak mungkin saya akan membuat 10 blog yang rutin terisi artikel.

    saat ini harus ada pengorbanan dulu dan setelahnya kita akan memetik hasil jerih payah kita.

    karena semua tidak terjadi secara instan.

    ReplyDelete
  2. waduhhh...jadi pengikut mbak indri niee yee...! dulu katanya utk senang2 saja, ayooo.....@@!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha sampai sekarang juga masih senang-senang kok.. cuma kalau senang-senang bisa menghasilkan uang, kenapa tidak..Iya kan..

      Bukankah itu enaknya ngeblog

      Delete
  3. Ide bagus ini, saya setuju. Kebetulan tahun depan ayah saya juga pensiun. Semoga blogging bisa membantu ayah saya untuk mengisi waktu luangnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide bagus sekali tuh. Bapanya Nadia pasti punya banyak pengetahuan yang bisa disharing ke masyarakat Indonesia. Bisa bantu mencerdaskan bangsa juga

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel