Blog dan Blogger Membantu Mencerdaskan Kehidupan Bangsa


Terdengar memang bombastis dan agak terdengar narsis atau memuji diri sendiri, karena saya adlah seorang blogger. Meskipun demikian, pikir punya pikir, hal itu memang benar adanya. Blog dan blogger memang berperan membantu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tidak salah lagi.

Cobalah bayangkan di saat harga buku cetakan semakin mahal karena berbagai jenis pajak yang ditambahkan ke dalamnya, dan membuat Tere Liye gusar dan geram, para blogger menyediakan berbagai informasi dan ilmu secara gratis. Sama sekali tidak dipungut biaya. Kalau saja internet disediakan gratis, bisa dikata semua itu bisa diambil tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Tidak sepeserpun uang dikeluarkan oleh yang mencari ilmu.

Padahal, kalau harus ikut kursus atau sekolah, entah berapa gepok uang yang harus dikeluarkan dari dompet. Belum lagi, kemudahan mendapatkannya yang bahkan lebih gampang dibandingkan harus beli buku dulu ke toko, yang juga pasti butuh ongkos dan uang.

Memang, banyak orang berpandangan bahwa informasi atau ilmu yang dibagikan para blogger adalah hal-hal kecil dan remeh temeh saja. Juga, stigma bahwa informasi dari blog atau blogger kurang bisa dipercaya masih melekat dengan kuat. Tetapi, hal itu tidak menafikan kumpulan informasi dari para blogger ini memberikan pengetahuan kepada banyak orang.

Travel blogger menyediakan informasi tentang jajanan pasar yang kadang terlewat saat berkunjung ke Yogya. Fashion blogger memberikan saran bagaimana sebaiknya berbusana dan memakai make-up. Para orangtua menjadikan blog untuk berbagi mengenai cara mengatasi anak yang sulit makan.

Semua itu adalah informasi dan ilmu. Dan, seorang yang mengetahui banyak hal/informasi/pengetahuan adalah orang yang cerdas dan pandai, paling tidak begitulah kata kebanyakan orang.  Betul kan?

Apakah akan berguna atau tidak adalah lain hal. Itu ada di tangan pemegang informasi, apakah mereka mau atau tidak menggunakannya.

Tentu, bukan informasi yang formal dan memiliki legalitas ala media, tetapi informasi adalah informasi, ilmu adalah ilmu. Tidak tergantung pada siapa yang menulis dan dimana ditulis. Bukankah di masa dulu ilmu dan informasi ditulis di atas batu dan kertas dan sekarang hal itu dipandang tetap sebagai ilmu dan informasi?


Entah berapa banyak orang yang menjadi lebih pintar karenanya. Tidak tahu juga berapa orang yang terinspirasi untuk melakukan suatu tindakan berdasarkan hal itu. Sulit mengumpulkan data berapa banyak orang yang senang karena masalahnya terpecahkan setelah membaca sebuah blog.

Tidak ada data yang pasti.

Sebuah tulisan kecil di blog Lovely Bogor tentang bagaimana cara menuju Kebun Raya saja sudah dibaca lebih dari seratus ribu kali. Paling tidak angka itu menunjukkan bahwa sudah banyak sekali orang yang menjadi lebih "pandai" dalam urusan pergi ke tempat wisata di Bogor itu.

Setidaknya begitulah adanya.

Tidak bisa disangkal dan dibantah bahwa blog dan blogger berperan dalam ikut membuat orang menjadi pandai, cerdas. Mereka mengajarkan banyak hal, yang kadang dianggap tidak penting oleh media besar. Mereka memberikan informasi dan pengetahuan. Tidak bedanya seperti buku yang kerap disebut gudang ilmu.

Dan semua diberikan secara cuma-cuma, alias gratis meski untuk berbagi ilmu itu, para blogger kerap harus mengeluarkan dana dari koceknya sendiri.

Jadi, berbanggalah ketika Anda menjadi blogger. Dengan begitu Anda telah menjadi bagian dari mereka yang ikut mencerdaskan bangsa ini. Jangan pedulikan mereka yang mencibir karena banyak orang yang akan tersenyum bahagia ketika satu atau dua masalah mereka terselesaikan dengan membaca artikel di blog kita.

2 Responses to "Blog dan Blogger Membantu Mencerdaskan Kehidupan Bangsa"

  1. Ah, kalo ingat Tere Liye, jadi sedih. Tapi sebagai pembaca, mau buku atau blog, selama isinya bagus pasti dibaca. Kalo penasaran pasti diburu, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya sih.. saya juga begitu walau kalau baca buku sudah nyerah deh karena urusan mata, tetapi kalau soal baca mah setiap hari.

      Dunia maya penuh dengan bacaan

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel