Perlukah Membeli E-Book Karya Blogger Sukses Untuk Bisa Sukses?

Perlukah Membeli E-Book Karya Blogger Sukses Untuk Bisa Sukses?


Perlukah? Bagaimana menurut Anda? Pelrukah kita membeli e-book  karya blogger sukses agar kita bisa menjadi sukses seperti mereka?

Bukankah banyak sekali blogger yang sudah sukses atau pura-pura menjadi sukses menawarkan buku elektronik karya mereka kepada para blogger lainnya? Mereka hendak berbagi bagaimana mencapai kesuksesan seperti yang "sudah" mereka raih kepada semua orang.

Tentunya, ada yang gratis dan benar-benar tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Ada juga yang menerapkan tarif tertentu. Lumayan mahal juga ternyata, soalnya bahkan ada yang menawarkan seharga 1 juta rupiah untuk e-booknya.

Kira-kira bagaimana pendapat Anda? Perlukah?

Jika Anda membutuhkan pendapat saya dalam hal ini, maka ada beberapa jawaban. silakan pilih sendiri yang mana yang cocok untuk Anda.

Perlukah membeli e-book blogger sukses?

1. Kalau Anda sedang punya uang lebih dan kebetulan memang sedang berniat menambah ilmu tentang dunia blogging dan kemungkinan-kemungkinan yang ada, tidak masalah jika mau membelinya.

Tambahlah pengetahuan terus menerus karena itu memang kodrat manusia untuk belajar, belajar, dan belajar. Membeli e-book tentunya akan berguna menambah pengetahuan.

2. Kalau Anda berharap bahwa Anda akan menemukan langkah , trik atau tips ajaib yang bisa membawa Anda mencapai kesuksesan yang diimpikan, saya akan bilang 'ARE YOU DREAMING!"

Apa Anda sedang ngimpi?  Yang benar saja. Meskipun pembuatnya banyak yang memberi embel-embel untuk SUPER BLOGGER, SMART BLOGGING, CARA AJAIB, jangan pernah berpikir kalau dengan membeli e-book tersebut Anda akan menemukan gudang harta karun.

Jangan pernah bermimpi bahwa e-book tersebut akan menyajikan sesuatu yang bisa langsung membawa Anda meraup kekayaan dan ketenaran.

Jujur saja, kalau niatnya seperti ini, jangan beli! Anda akan kecewa berat.

Kalau saya sendiri, apakah mau membeli e-book karya blogger sukses?

Tidak mau.

Ogah.

Nehi.

Maaf saja. Kalau harus mengeluarkan dana sebesar itu untuk membeli yang seperti itu, lebih baik dananya saya pergunakan untuk membeli satu domain baru dan sewa hosting selama setahun. Saya akan mulai membangun sebuah blog baru.

Hal itu lebih baik daripada harus membeli e-book karya blogger sukses atau yang merasa dirinya sudah sukses.

Ada alasan mengapa hal itu tidak akan saya lakukan.

1. Sesuatu yang gratis mengapa harus dibeli?

Bukankah ada harga yang ditetapkan? Iya, itu penulisnya yang mencantumkan harga, tetapi pengetahuan tentang blogging yang ada di dalamnya sebenarnya gratis.

Bagaimana tidak? Semua hal tentang blogging sudah diulas oleh ribuan, bahkan jutaan blogger di seluruh dunia. Bisa dikata tidak ada lagi batu yang belum tersibak dalam dunia blogging yang belum ditulis. Semua sudut tentang blogosphere sudah menjadi tulisan.

Yang perlu dilakukan hanyalah mau berusaha dan berselancar ke dunia internet untuk menemukannya. Apalagi jika Anda mampu berbahasa Inggris, pasif saja tidak perlu aktif, maka Anda akan menemukan entah berapa banyak analisa, teori, dan segala hal terkait blogging dan internet marketing.

Semuanya gratis dan tinggal dibaca. Lalu mengapa harus membayar?

Tips atau trik rahasia? Omong kosong. Benar, saya berpikir bahwa omong kosong bahwa di dalam sebuah e-book karya blogger sukses (atau yang mengaku sukses) ada tips rahasia nan ajaib yang bisa membawa kesuksesan bagi yang membacanya.


2. Yang menulis belum tentu sudah sukses

Benarkah yang menulisnya sudah mencapai kesuksesan? Belum tentu. Kebanyakan blogger terpukau oleh angka-angka atau infographic yang ditampilkan si penjual e-book.

Tetapi, benarkah yang menulis sudah sukses? Pernahkah kita mempertanyakan hal itu?

Sejauh ini kebanyakan blogger pembuat e-book belum terbukti bahwa mereka benar-benar bergelimang uang hasil dari ngeblog. Yang ada hanyalah pengakuan mereka sendiri, yang tentu saja sebagai blogger biasanya ditulis oleh mereka sendiri, dipromosikan sendiri, dan untuk menarik pengunjung.

Mereka belum tentu benar-benar sukses. Tetapi, sering mereka menampilkan diri sebagai orang yang sudah sukses dan mampu membawa orang lain ke kesuksesan. Tujuannya sederhana, supaya Anda mereka yakin dan membeli produknya, e-book tersebut.

Kalau Anda membeli, maka otomatis Anda membantu sang penjual menuju sukses, tetapi tidak berarti Anda akan sukses juga.

3. Tidak ada kesuksesan dengan membebek

Steve Jobs, sang pendiri Apple yang sekarang merupakan salah satu leader dalam dunia komputer, tidak menjadi sukses karena meniru sesuatu dari HP (HEWLETT PACKARD), tempatnya dulu bekerja. Padahal saat itu HP sedang berada pada masa kejayaannya.

Justru karena tidak mengikuti jalan kesuksesan yang samalah maka Apple lahir dan kemudian berkembang menjadi sebuah perusahaan multinasional.

Lalu, apa yang diharapkan ketika kita mengikuti terus apa yang disarankan para blogger terkenal bin sukses? Akankah kita akan ikut sukses? Kemungkinan besar tidak karena dimanapun pembebek cenderung gagal dan hanya menjadi tiruan.

Ia juga akan terus tertutupi oleh nama besar orang yang sukses.

Membeli e-book karya para blogger sukses (atau yang mengaku sukses) akan membuat kita terpola dengan pola pikir yang membuatnya. Hasilnya, kita akan cenderung menjadi pembebek dan tidak bisa berpikir kreatif.

Kalau sudah tidak bisa berpikir kreatif, lalu apa hasil yang diharapkan? Dunia blogging adalah dunia penuh kreatifitas dan ketika kreatifitas itu mati, maka tidak akan ada lagi yang tertinggal.

4. Isi e-book belum tentu sesuai 

Kebanyakan e-book tentang blogging dibuat dan dijual oleh mereka yang cenderung menulis dengan tujuan menjual. Oleh karena itu mereka cenderung menulis dari sisi branding atau pencitraan. Kesan sebagai blogger sukses mereka buat dan lahirkan dengan tujuan menjual, termasuk e-book karya mereka itu.

Oleh karena itu isinya pun biasanya akan diambil dari sisi sebagai internet marketer, bukan sebagai blogger.

Memang mereka mempergunakan media yang sama blog, tetapi sikap mentalnya adalah sikap mental pemasaran dan bukan blogger,

Padahal keduanya adalan entitas yang berbeda. Blogger adalah blogger dan internet marketer adalah internet marketer. Blogger tidak selalu menulis untuk menghasilkan penjualan, tetapi internet marketer menulis dengan tujuan menjual.

Dari sini saja sudah terlihat beda yang sangat jauh antara keduanya.

Saya seorang blogger dan bukan internet marketer. Bisakah saya menelan tulisan yang terus menerus menekankan pentingnya promosi, menjual, dan memasarkan? Tidak, sama sekali tidak. Isi e-book tersebut tidak akan sesuai dengan tujuan yang saya inginkan.

Memonetisasi blog bukanlah "menjual". Kesimpulan yang absurd bahwa cara satu-satunya untuk meraih kesuksesan dalam dunia blogging adalah dengan "menjual" blog tersebut ke khalayak pembaca.

5. Banyak jalan menuju ke Roma

Bukankah memang demikian adanya? Apa yang mereka tulis hanyalah satu dari berbagai jalan yang ada di dunia untuk menca[ai kesuksesan?

Mengapa saya harus terpaku pada apa yang disarankan mereka?

Masih banyak jalan dan cara, baik yang sudah ditemukan atau belum. Mengapa harus terpaku pada satu jalan saja?

Mengapa saya harus membeli ketika saya bisa mencoba menemukan jalan sendiri?

Itu alasan saya mengapa tidak mau membeli e-book karya blogger sukses atau yang mengaku sudah sukses.

Sudah tidak jelas siapa yang menulis, belum tentu mereka juga sudah berhasil, pilihan banyak sekali di dunia, lalu alasan apa mengapa saya harus membelinya?

Tidak ada.

Tetapi, itu pendapat saya.

Jika Anda memiliki uang tak terpakai (ingat ya jangan pakai uang belanja istri untuk beli, bisa jadi kasus nantinya), dan bertujuan untuk menambah ilmu, silakan beli. Tetapi, jika untuk mencari trik ajaib mencapai kesuksesan, saya sarankan JANGAN!

Anda hanya akan membuang uang dalam hal ini. Lebih baik terus bekerja keras dan bekerja cerdas. Tidak perlu membaca e-book berulangkali hanya untuk menemukan sesuatu yang mujarab, karena Anda tidak akan menemukannya.

Anda bisa menemukannya dalam diri Anda sendiri.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

2 comments

Heheh,,akhirnya blog ini mendapat jatah artikel juga…:)

Kalau bicara masalah Ebook….jujur saya tidak tertarik, mau gratis atau bayar dengan harga murah sekalipun.

Kenapa..?

Karena isinya sudah ditebak,,,,,,

misalnya “ 10 JURUS JITU MENGHASILKAN UANG 100 JUTA PERBULAN DARI BLOG “.belilah,,,ebook ini,,,hanya dengan Rp.100 ribu, besok harga naik……

Maka saya pasti cepat2 pergi,,dari promo seperti itu……

Kalau dia sudah mendapatkan uang 100 juta perbulan..kenapa harus jual lagi Ebook ? mendingan investasi ke dunia nyata….iya toh.Buat kontrakan ,,misalnya.

Itu artinya yang bersangkutan belum sukses….dan memanfaatkan orang yang awam untuk mengeruk keuntungan.

Dan juga trik2 sukses yang ada didalam Ebook itu sendiri,,sudah banyak bergentayangan di blog2 orang lain….dan umumnya sudah banyak yang baca.

Kalau belum baca,,tinggal Tanya ke Embah Google.

Jadi prospek Ebook sekarang ini sudah suram,,,,karena Masyarakat sekarang ini sudah Pintar-pintar dan mengetahui akan bulus seseorang.

Beda beberapa tahun dahulu,,,saat ebook mulai pertama diluncurkan.
Kalau mau sukses belajarlah dari orang yang terbukti sukses dan menambah Ilmu baru.

Balas

setuju pisan Kang Nata...

Pastilah blog ini dapat jatah diisi...

Balas