Kota Bali ? Pengetahuan itu Penting Dalam Menulis

Ada banyak alasan mengapa penulis, atau blogger, harus banyak membaca. Bisa dikata kegiatan yang satu itu hampir menjadi wajib dalam kehidupan seorang blogger. Kalau diibaratkan menulis dan membaca aalah dua kegiatan kembar yang harus terus berjalan beriring.

Salah satu, eh dua, diantaranya adalah dengan membaca maka seorang penulis, atau blogger akan terus mendapatkan informasi dan data terbaru. Dengan membaca pula, mereka bisa menemukan ide-ide dan pengetahuan baru.

Tetapi, yang paling pasti, dengan membaca kita akan terhindarkan dari sebuah kesalahan fatal yang bisa menjatuhkan penilaian pembaca kepada diri kita. Dengan membaca, seorang blogger bisa mengurangi kemungkinan menulis sesuatu yang akan membuat pembaca nyengir.


Dalam screenshoot di atas, yang saya ambil dari salah satu blog milik seorang blogger, cukup kondang. Tulisan ini dibuat oleh seorang guest blogger atau blogger tamu.

Bisakah Anda menemukan apa yang saya maksud?

Pasti bisa karena sudah ada tanda panah berwarna merah.

KOTA BALI?

Mengapa terkesan lucu, karena di Indonesia tidak ada yang namanya Kota Bali. Yang ada adalah Propinsi Bali atau Pulau Bali. Di dalam pulau ini terdapat banyak kota, seperi Denpasar, Jembrana dan lain sebagainya.

Yang pasti Bali bukanlah nama kota. Penambahan nama Bali seperti dipaksakan agar memikat pembaca, tetapi dengan data yang tidak akurat dan bertentangan dengan fakta, hasilnya justru terkesan lucu.

Itulah mengapa seorang blogger juga harus tetap banyak membaca agar tidak terjadi seperti ini.

5 Responses to "Kota Bali ? Pengetahuan itu Penting Dalam Menulis"

  1. Tumben...pak, tulisannya sedikit sekali Hanya dibawah 300 SUKU KATA ,biasanya memiliki kata dan kalimat yang puanjannnggg...heheh.Apa pak Anton lagi uji coba sesuatu,,,? ataukah Pak Anton Lagi tergesa - gesa untuk menulis dan posting artikel sehingga kalimat " PENGETAHUAN menjadi PENGETAHUN "Ayooo dijawab PAk Anton ??,,,,

    Ternyata apa yang dikatakan Pak Anton benar sekali sebagai PENULIS kita juga harus memiliki PENGETAHUAN agar yang kita tulis tidak salah.Kalau sampai salah kepercayaan pembaca akan menjadi berkurang sehingga akan meilirik BLOG TETANGGA SEBELAH.

    Mohon maaf yach Pak Anton atas Komentarnya, mungkin kurang berkenan diHati.Mksih

    ReplyDelete
  2. Hahahaha... jempolnya kegedean pak. Soalnya tulisan ini dibuat saat saya di atas kereta dengan memakai Tab saja.

    Memang agak sulit menulis secara mobile, tetapi terima kasih atas koreksinya.

    Juga saya tidak terikat dengan jumlah kata. Saya hanya menyesuaikan, kalau sedang mobile blogging, karena situasi dan kondisinya, maka biasanya pendek. Mau tidak mau karena kalau kepanjangan, susah membaca dan menulisnya sambil berdiri dan berdesak-desakan

    ReplyDelete
  3. haha...pantesan saja,,,sebab saya mulai curiga,,,tidak biasanya tulisan PAk Anton Seperti itu...saya pikir ditulis dan diposting saat Pak Anton Lagi Ngantuk, jadi lupa dibaca Ulang..heheh.

    Ohy pak Anton Ada 2 Hal yang Mau saya Omongkan :

    1. Tolong Dong ..kolom Komentarnya dibuat untuk Nama Dan URl ,,,seperti BLOG saya ASIK PEDIA.COM biar kami para pembaca leluasa dalam berkomentar.

    2. Saya menulis artikel berjudul " 4 PENYEBAB KETAGIHAN MEMBACA ARTIKEL BLOG MANIAK MENULIS " di Blog ASIKPEDIA.COM.Apakah pak Anton Menyetujuinya ? kalau pak Anton tidak setuju akan saya hapus,,monggo pak Anton dibaca dulu artikel saya, mungkin Pak Anton TIdak Setuju.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah begitulah nasib part time blogger yang harus nguli Jakarta Bogor Kang

      1) Lha.. memang tidak ada yah.. saya coba ada kok di bagian "balas sebagai".. tinggal ganti dengan Name/URL. Bukan tidak mau.. cuma bawaan templatenya begitu. Dah coba diutak atik tetap saja begitu.. Tapi nanti saya coba lagi deh.. Kebetulan memang template yang dipakai belum lama, jadi masih belum paham karakternya. Kalau mau komentar sepertinya memang harus diklik "show comment" baru muncul..

      2. Waakksss... hush... hahahahaha ngakak deh saya. Kang, mangga silakan saja , saya menghargai pandangan orang kok. Apapun itu, mangga (silakan), tidak perlu minta persetujuan saya. Nanti saya berkunjung deh kesana, tapi yang pasti saya tidak akan melarang seseorang mengemukakan pendapat dan pandangan.. Jadi feel Free saja kang..

      Delete
  4. Nah kan enak,,,komentnya pak....kalau ada Nama dan URL, sangat praktis dan cepat..saya rasa pasti banyak teman - temen lain yang akan berkoment ria di blog Pak Anton.

    Ohy Kalau bisa Tampilan Show Comentnya diganti alias langsung tampilkan komentnya biar pembaca bisa langsung lihat siapa 2 yang berkomentar tanpa harus mengklik " show coment " terlebih dahulu.

    Tampilan Coment Yang tertutup terlihat seolah - olah tidak ada yang berkoment.Menurut saya jika tampilan koment terlihat itu akan memancing orang lain ikut berkoment juga.

    Maaf yach Pak mungkin sarannya terlalu berlebihan,tetapi itu adalah pendapat saya sebagai Pengunjung dan Pembaca.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel